Halaman Utama English Version
Tentang Teknik Komputer
Tentang Jurusan
Dosen
Alumni
Jurnal Komputika
Kurikulum/Silabus S1
Fasilitas
Laboratorium
Nilai dan Tugas Akhir
Nilai dan Tugas Akhir
Galeri
Kegiatan Akademik
Lain-Lain
Prestasi
Agenda
Berita
 
Kuliah Online
Nilai Online Unikom
Mahasiswa Unikom
Dosen Unikom
 
Buku Tamu
 
(dibaca : 255 kali) [ Arsip Berita
 
15 Desember 2016
UNIKOM MERAIH JUARA III KOMPETISI IEEE EDC 2016
Divisi Embedded Research Group (ERG) Unikom meraih gelar Juara III Nasional pada Kompetisi Institute of Electrical and Electronics Engineers Electronic Design Contest (IEEE EDC) 2016 yang digelar di Hotel Mercure Setiabudi, Bandung pada (30/11). Kompetisi yang mengusung tema “International Symposium on Electronics and Smart Devices” terbagi atas dua kategori yaitu VLSI Desain and Embedded System.

Sejak awal terselenggaranya IEEE EDC tahun 2014, Divisi ERG Unikom berpartisipasi dengan mengikutsertakan timnya untuk berkompetisi di kategori Embedded System. Tahun ini, kategori tersebut diikuti oleh Tim Rivest yang beranggotakan mahasiswa Unikom semseter 3 dari Program Studi Teknik Komputer (TK) dan Teknik Informatika (IF), yaitu: 1) Egi Pratama (TK); 2) Jonas Atjas U (TK); 3) Ghiffari Ahmad (TK); dan 4) Rais Naufal (IF), dengan dosen pembimbing sekaligus Ketua Divisi ERG Unikom, Agus Mulyana, S.Kom., MT.

Agus Mulyana, S.Kom., MT, mengatakan “Sejak tahun 2014, konsentrasi kami hanya untuk kategori Embedded System dengan mempertimbangkan kesiapan tim dan potensi menjadi pemenang. Hal ini dibuktikan bahwa di tahun pertama yakni 2014 kami mendapatkan Juara II, selanjutnya di tahun 2015 kami memperoleh Juara I, dan tahun 2016 tim mendapatkan gelar Juara III,” tutur Agus.

Sebanyak ± 40 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang mengirimkan desain proposal pada akhir Juli 2016, hanya terpilih 5 tim menuju final, diantaranya: 1) Institut Teknologi Bandung (ITB); 2) Universitas Jambi; 3) Universitas Komputer Indonesia (Unikom); 4) Telkom University; dan 5) Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Acara puncak yaitu Final IEEE EDC yang digelar pukul 08.00 WIB terbagi atas 2 sesi, yaitu sesi pagi merupakan pemaparan presentasi dari masing-masing tim, dilanjutkan tanya jawab dengan 3 orang juri dari kalangan industri dan akademisi. Selanjutnya sesi kedua dimulai pukul 13.00 WIB adalah penilaian ke booth sekaligus demo hasil karya dan riset, diakhiri pengumuman pemenang kompetisi.

Pembimbing Tim Rivest, Agus Mulyana, S.Kom., MT, merupakan alumni S1 Teknik Komputer Unikom tahun 2005 dan S2 Teknik Elektro STEI ITB tahun 2010. Sebelum menjabat sebagai Ketua Divisi ERG Unikom (2014-sekarang), beliau pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Divisi Robot Unikom (2005-2009) dan Wakil Ketua Divisi Roket Unikom (2010-2013). Salah satu penghargaan yang pernah diterima yaitu sebagai “Kepala Laboratorium Berprestasi Tingkat Jawa Barat dan Banten” tahun 2014. Melalui tangan dinginnya, Agus dan tim berhasil menciptakan berbagai inovasi, salah satunya Rivest.

Sistem Rivest dengan tagline Your Smart Riding Wear adalah sebuah sistem pendukung keselamatan pengendara motor yang diterapkan pada rompi/jaket, berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini bertujuan untuk membantu pengendara dalam pencegahan tindak kejahatan bermotor dan pelaporan kejadian termasuk jika terjadi kecelakaan. Rivest dilengkapi dengan beberapa fitur, yaitu: 1) Informasi Posisi Pengendara; 2) Peringatan Kecelakaan; 3) Rekam Data Pengendara; 4) Lapor Kecelakaan; 5) Solar Panel; 6) Panic Button; dan 7) Ride Attitude.

Selain fitur yang tersedia, Rivest merupakan sistem terintegrasi yang terdiri dari beberapa bagian, diantaranya: 1) Rompi yang digunakan oleh pengendara untuk mendeteksi pergerakan pengendara, keadaan cuaca, suhu, dan kelembapan lingkungan. Rompi Rivest dilengkapi tombol darurat untuk meminta bantuan yang berdaya listrik ramah lingkungan dengan tenaga surya. 2) Rivest Aplikasi Android sebagai media yang menghubungkan pengendara dengan orang-orang disekitarnya, seperti panduan berkendara, lapor dan berbagi informasi, panggilan darurat, hingga mode berkendara secara kelompok. 3) Website Rivest untuk monitoring dan pemetaan daerah rawan kecelakaan, keberadaan Pos Polisi serta data pengguna sistem Rivest.

Inovasi Rivest mendapatkan dukungan dari banyak pihak, salah satunya Kanit Binmas Polsek Bojong Soang, Tomy Yunatan yang mengapresiasi terciptanya sistem ini guna mempermudah langkah kepolisian untuk mengetahui lokasi terjadinya kejahatan atau kecelakaan agar segera ditangani. Selain membantu kepolisian, sistem ini akan mempermudah tenaga medis untuk memberikan penanganan kepada pengendara yang mengalami kecelakaan, karena Rivest mampu mendeteksi posisi pengendara saat terjatuh, misalnya terlentang atau telungkup. Sehingga, tenaga medis akan memprioritaskan penanganannya sesuai dengan posisi pengendara tersebut.

Melalui sistem Rivest, berhasil mengantarkan Unikom bersanding dengan ITB dan Universitas Jambi. Sebagai juara, Divisi ERG mendapatkan piala, sertifikat, mikro prosesor, sejumlah uang dan free IEEE Student Member Card selama 1 tahun. Prestasi gemilang yang diraih oleh unikom khususnya Divisi ERG diharapkan mampu meningkatkan motivasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi hingga tingkat internasional. (Ismyuli-Humas-Unikom)

http://indo.unikom.ac.id/berita/1216/UnikomJuaraIEEE_EDC16.html
(Sumber : http://indo.unikom.ac.id/berita/1216/UnikomJuaraIEEE_EDC16.html/)
 Ke halaman sebelumnya